Senin, 02 Maret 2015

POSTULAT EINSTEIN DIRAGUKAN ?



Albert Einstein menyatakan bahwa cepat rambat cahaya dalam vakum memiliki nilai yang sama dalam semua kerangka acuan, yaitu c = 2,99792456 x 108 m/s.

Dari pernyataan tersebut, Einstein juga menarik kesimpulan bahwa jika suatu partikel bergerak dengan laju hampir mendekati kecepatan cahaya, maka masa dari partikel tersebut akan bertambah.

Namun, benarkah anggapan Einstein tersebut? 

Jika memang benar, mengapa suatu benda, misal gelas yang dibiarkan lama masanya tidak akan bertambah?

Padahal gelas tersebut terdiri dari banyak sekali atom-atom yang elektron-elektronnya selalu bergerak mengelilingi inti atom?

JAWABAN

Prof. Albert Einstein dengan teori relativitasnya bisa menjelaskan mengenai penambahan masa suatu partikel yang bergerak dengan kecepatan hampir mendekati kecepatan cahaya.. Menurut Albert, elektron akan semakin berat jika dia semakin cepat, dan tidak akan pernah bisa lebih cepat dari cahaya. Ini adalah salah satu bukti kegagalan teori fisika klasik (karena fisika klasik percaya bahwa benda apapun bisa dipercepat secepat-cepatnya, tanpa batas).

Namun, dari postulat yang dikemukakan oleh Einstein, masih ada keraguan mengenai penambahan masa akibat gerak partikel tersebut.

Keraguan tersebut dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1 : Misal ada seseorang memarut kelapa, maka lama kelamaan bentuk kelapa yang semula utuh akan menjadi halus dengan bentuh yang tidak utuh lagi. Lalu, jika masa kelapa sebelum diparut ditimbang terlebih dahulu, maka  MASANYA AKAN SAMA dengan berat kelapa yang sudah diparut.

Contoh 2 : Sebuah gelas yang dibiarkan lama MASANYA TIDAK AKAN BERTAMBAH. Padahal gelas tersebut terdiri dari banyak sekali atom-atom yang elektron-elektronnya selalu bergerak mengelilingi inti atom. (Kecepatan e = 5,9 x 105 m/s dan masanya 9,11 × 10−31 kg ).

NB : Dari contoh satu, menggambarkan bahwa suatu benda yang bergerak dan mendapat gaya gesek, maka bentuk benda tersebut akan berubah menjadi lebih kecil (hancur) namun masanya tetap. Dari contoh dua, menggambarkan suatu benda yang masanya tetap meski elektron-elektronnya bergerak cepat.

Yang diragukan oleh penulis yaitu, dari mana penambahan masa dari partikel tersebut? Padahal partikel tersebut bergerak dalam ruang hampa yang berarti tidak ada gesekan yang mengenai partikel tersebut.

Wallahua'lam..

Sumber : 50% internet, 50% penulis


0 komentar:

Posting Komentar